Logo Fafirru

Wahidiyah Jateng

Pernikahan Dan Rumah Tangga Muallif Sholawat Wahidiyah RA
Beranda chevron_right Artikel chevron_right Tokoh

Pernikahan Dan Rumah Tangga Muallif Sholawat Wahidiyah RA

calendar_today 17 Februari 2026
person Admin
folder Tokoh
label Muallif Wahidiyah, Wahidiyah, Sejarah,

Muallif Sholawat Wahidiyah: Biografi Lengkap dan Perjalanan Dakwah Beliau - Muallif Sholawat Wahidiyah, Beliau Hadrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdoel Madjid Ma’roef, merupakan sosok ulama karismatik yang membawa pesan kedamaian melalui jalur batiniyah. Beliau lahir di Kediri, Jawa Tengah, dan tumbuh dalam lingkungan pesantren yang sangat kental dengan nilai-nilai luhur. Sebagai seorang praktisi spiritual, beliau mencurahkan seluruh hidupnya untuk mengajak umat kembali kepada Allah SWT dan Rosul-Nya melalui pengamalan Sholawat Wahidiyah. Oleh karena itu, memahami sejarah hidup beliau menjadi sangat penting bagi para pengamal agar dapat mengambil teladan dari ketulusan dan keteguhan hati beliau dalam berdakwah.

Silsilah dan Latar Belakang Keluarga Muallif Sholawat Wahidiyah

Silsilah keluarga Muallif Sholawat Wahidiyah menyambung langsung kepada tokoh-tokoh besar penyiar agama Islam di tanah Jawa. Beliau merupakan putra dari KH Mohammad Ma'roef, seorang ulama besar sekaligus pendiri Pondok Pesantren Kedunglo, Kediri. Ayahanda beliau memiliki jaringan keulamaan yang sangat luas, sehingga pendidikan karakter beliau sudah terbentuk sejak usia dini. Meskipun lahir dari keluarga terpandang, beliau tetap menunjukkan sikap rendah hati dan tawadhu kepada siapa pun yang beliau temui. Selanjutnya, lingkungan pesantren yang disiplin menempa beliau menjadi pribadi yang haus akan ilmu pengetahuan dan rahasia-rahasia ketuhanan.

Pendidikan dan Perjalanan Intelektual Beliau

Dalam menuntut ilmu, Muallif Sholawat Wahidiyah tidak hanya terpaku pada satu institusi pendidikan saja. Beliau berkelana ke berbagai pesantren di Jawa untuk mendalami berbagai cabang ilmu agama, mulai dari fiqh, tauhid, hingga tasawuf. Para guru beliau mengakui kecerdasan dan ketekunan beliau dalam memahami kitab-kitab klasik yang sulit sekalipun. Selain itu, beliau juga sering melakukan riyadhoh atau tirakat sebagai upaya untuk membersihkan jiwa. Pengalaman spiritual yang mendalam inilah yang kemudian menjadi landasan kuat bagi beliau saat menyusun rangkaian doa yang kita kenal sekarang.

Pernikahan Dan Rumah Tangga Muallif Sholawat Wahidiyah RA

Selama hidupnya, Muallif menikah dua kali untuk membangun fondasi keluarga yang sakinah. Kedua istrinya merupakan putri kyai yang memiliki latar belakang pendidikan agama yang sangat kuat. Istri pertama beliau adalah Nyai Shofiyah, putri dari Kyai Hamzah asal Tawangsari, Tulungagung. Sementara itu, istri kedua beliau bernama Nyai Suwati, seorang janda yang berasal dari Panjen, Malang. Melalui pernikahan ini, beliau menunjukkan bagaimana cara memimpin rumah tangga dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab sesuai tuntunan syariat Islam.

Detail Pernikahan dan Keturunan Muallif Sholawat Wahidiyah

Pernikahan beliau membawa keberkahan yang besar bagi perkembangan dakwah Wahidiyah di masa depan. Berikut adalah rincian mengenai keluarga dan keturunan beliau yang perlu Anda ketahui:

  1. Beliau menikah dengan Nyai Shofiyah (Ummul Wahidiyah) saat berusia 27 tahun.
  2. Dari pernikahan pertama, beliau dikaruniai 14 orang anak yang sebagian besar meneruskan perjuangan dakwah beliau.
  3. Anak-anak dari Nyai Shofiyah antara lain: Ning Unsiyati, Ning Nurul Isma, Ning Khuriyah, Ning Tatik Farichah, Agus Abdul Latif, Agus Abdul Hamid, Ning Fauziah, Ning Djauharotul Maknunah, Ning Istiqomah, Agus Moh. Hasyim Asy'ari, Ning Tutik Indiyah, Agus Syafi' Wahidi Sunaryo, Ning Khuswatun Nihayah, dan Ning Zaidatun Inayah.
  4. Pernikahan kedua dengan Nyai Suwati menghasilkan dua orang putra, yaitu Gus Irfan dan Gus Nafa'.
  5. Namun, kedua putra dari Nyai Suwati meninggal dunia pada usia yang sangat muda, yaitu 11 tahun dan satu tahun.
  6. Kehadiran para ulama besar dalam pernikahan beliau membuktikan bahwa keluarga beliau memiliki kedudukan terhormat di mata masyarakat.

Data Historis Pernikahan Muallif Sholawat Wahidiyah

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, tabel berikut menyajikan ringkasan data pernikahan beliau:

Aspek PernikahanIstri Pertama (Nyai Shofiyah)Istri Kedua (Nyai Suwati)
Asal DaerahTulungagungPanjen, Malang
Latar BelakangPutri K. Moh. HamzahSeorang Janda
Jumlah Keturunan14 Orang2 Orang (Wafat saat kecil)
Status Saat WafatWafat setelah MuallifWafat sebelum Muallif
Kehadiran UlamaDihadiri banyak tokoh KediriInternal keluarga

Perjuangan Dakwah dan Penyusunan Sholawat

Proses lahirnya Sholawat Wahidiyah tidak terlepas dari keprihatinan beliau terhadap kondisi moral masyarakat saat itu. Beliau merasa bahwa umat memerlukan sebuah sarana untuk melakukan pembersihan hati (tazkiyatun nafs) secara massal dan cepat. Oleh karena itu, beliau mulai menyusun rangkaian sholawat yang mengandung nilai-nilai permohonan ampun dan pengagungan kepada Allah SWT. Muallif Sholawat Wahidiyah terus melakukan sosialisasi meskipun banyak tantangan dan rintangan yang menghadang langkah beliau. Namun, berkat kesabaran dan pertolongan Allah, ajaran ini mulai menyebar ke seluruh pelosok nusantara hingga ke mancanegara.

Warisan Spiritual Muallif Sholawat Wahidiyah bagi Umat

Hingga saat ini, warisan spiritual yang ditinggalkan oleh beliau terus memberikan manfaat bagi jutaan orang. Ajaran beliau menekankan pada prinsip "Lillah Billah" dan "Lirrosul Birrosul" sebagai pedoman hidup yang hakiki. Melalui yayasan yang beliau dirikan, para pengikut beliau terus menjalankan kegiatan Mujahadah secara rutin. Hal ini membuktikan bahwa visi beliau untuk memperbaiki mental umat sangat relevan bahkan di era digital saat ini. Kita sebagai generasi penerus wajib menjaga kemurnian ajaran beliau agar tetap menjadi lentera bagi jiwa-jiwa yang sedang mencari jalan pulang.

Penutup dan Pentingnya Meneladani Muallif Sholawat Wahidiyah

Meneladani kehidupan Muallif Sholawat Wahidiyah berarti kita belajar tentang konsistensi dalam beribadah dan berkhidmat kepada sesama. Beliau mengajarkan bahwa kunci kebahagiaan sejati terletak pada kejernihan hati dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Semoga ulasan biografi ini dapat menambah kecintaan kita kepada beliau dan memotivasi kita untuk terus mengamalkan ajarannya. Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai jadwal kegiatan atau cara pengamalan yang benar, jangan ragu untuk berdiskusi dengan kami.

Mari bergabung dengan komunitas kami untuk mendapatkan bimbingan spiritual yang lebih intensif. Silakan hubungi admin kami melalui WhatsApp di nomor 0812-9071-7717 untuk informasi lebih lanjut. Kami siap membantu Anda memahami setiap langkah perjuangan beliau demi meraih ridho-Nya.

Bagikan Artikel: