Wahidiyahjateng.or.id - Bulan Dzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Di dalamnya terdapat kewajiban haji bagi yang mampu menunaikannya. Sementara orang yang tidak mampu dianjurkan memperbanyak amalan sunah lainnya seperti mujahadah, sedekah, shalat, dan puasa serta ibadah lainnya. Seperti yang sudah rutin dilakukan oleh Pengamal Sholawat Wahidiyah dipenjuru Dunia, mulai dari kalangan kanak-kanal sampai orang tua yaitu Mujahadah bersamaan dengan wukufnya Hujjaj atau jama'ah haji di Arofah.
Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah
Mujahadah yang bersamaan dengan wukufnya Hujjaj di Arafah ini merupakan Mujahadah yang dilaksanakan untuk memohonkan semoga para jama'ah haji dari seluruh dunia yang sedang wukuf di padang Arafah diterima oleh Alloh SWT. menjadi Hajjam-Mabruuro, sehingga sepulang mereka dari tanah suci ke tanah air masing-masing membawa barokah, kemanfaatan, dan kemaslahatan bagi keluarga, handaitaulan, bangsa, dan negaranya masing-masing yang diridloi Alloh wa Rosuulihi Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam dalam urusan agama, dunia dan akhirat, terutama dalam hal peningkatan Kesadaran Fafirru Ilalloh wa Rosuulihi Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam. Sebagaimana yang tertera dalam Surat PSW Pusat No. 78/SW-XXI/C/9/'83 tanggal 8 September 1983 tentang Siaran dan Seruan Mujahadah Wukuf, dan Surat PSW No. 268/SW-XXVI/BPPWP/C/'89 tanggal 1 Juli 1989 tentang Instruksi Mujahadah Waktiyah membarengi Wukuf. Pelaksanaan Mujahadah Wukuf Hujjaj di Arofah
Untuk melaksanaan tahun ini, sebagaimana yang telah disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Umum Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPP PSW) JOMBANG K. Zainuddin Tamsir, Madiun. Bahwa MUJAHADAH WAHIDIYAH bersamaan dengan WUQUFNYA HUJJAJ dilaksanakan pada hari SELASA, 27 JUNI 2023, diantara JAM 16.00 sampai RABO pagi, 28 Juni 2023, jam 08.00. Mujahadah ini dilaksanakan secara serempak oleh selu-ruh Pengamal Wahidiyah (Pria, Wanita, Remaja, dan Kanak-kanak). Jika perlu khusus kanak-kanak dapat dilaksanakan setelah ashar dan lainnya setelah Isya', penjelasan dari Buku Tuntunan Mujahadah Wahidiyah dan Acara-Acara Wahidiyah. Adapun untuk yang tidak dapat berjamaah, supaya melakukan sendiri di manapun ia berada. Aurod Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah
Sebagaimana dibimbingkan Muallif Sholawat Wahidiyah, KH. Abdoel Madjid Ma'roef, adapun Aurad mujahadahnya dengan bilangan 7-17 minimal tiga kali khataman dan Imamnya bergantian (bapak, ibu, dan remaja) dan diakhiri dengan Nida' ke empat penjuru. Bagi yang belum hafal dianjurkan membaca "Yaa Sayyidii Yaa Rosuulalloh" bersama-sama dalam mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah. Untuk memaksimalkan kegiatan doa bersama dengan Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofaf ini, semua Pengurus PSW mulai dari Pusat sampai Desa supaya mengikuti mujahadah berjamaah tersebut dimana ia berada, bahkan supaya mensponsori pelaksanaannya. Dianjurkan para Pengamal Wahidiyah juga mengajak serta orang lain (tetangga/kenalannya) yang belum Pengamal atau simpatisan Tempat Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah
Untuk tempat pelaksanaan Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah sebaiknya di masjid Jami' desa jika mungkin, atau ditempat lainnya. Jika diadakan pengarahan/Kuliah Wahidiyah, waktu-nya sebelum mujahadah yang pertama. Pengarahan harus sesingkat mungkin dan ditujukan untuk peningkatan dzauqiyah dalam mujahadah ini. Selesai Mujahadah dianjurkan mengadakan takbiran bersama-sama. Untuk mendukung Mujahadah Bersamaan Dengan Wuqufnya Hujjaj di Arofah ini juga dianjurkan supaya berpuasa sunnah Tarwiyah dan ‘Arofah (tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah).*** Penulis: M. Abdul Rosyid, Sekretaris DPW PSW Jombang Prov. Jateng