PSW Jateng Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara Menuju Masyarakat yang Adil dan Makmur, Sadar Fafirruu Ilallooh Wa Rosuulihi SAW

Manfaat Dan Faedah Bacaan Sholawat Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam

2 min read

Membaca Sholawat Nabi

Faedah Membaca Sholawat – Ada banyak sekali sabda Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam yang menerangkan fadlilah Bacaan Sholawat Nabi atau keutamaan serta manfaat membaca Sholawat Kepada Beliau Rosulillah Sholallohu ‘Alaihi Wasallam. Juga banyak Hadits yang memberi peringatan dan bahkan kecaman terhadap mereka yang lengah dan kurang perhatian terhadap bacaan Sholawat.

Manfaat Dan Faedah Bacaan Sholawat

Manfaat Dan Faedah Membaca Sholawat Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam, tentunya butuh kita ketahui bersama beserta Dasar-dasarnya yaitu sebagai beirkut:

Hadits-hadits tersebut antara lain seperti di bawah ini.

Bersabda Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam :

 مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيـْهِ عَشْرًا وَمَنْ صَلَّى عَلَىَّ عَشْرًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ مِـائَةً , وَمَنْ صَلَّى عَلَىَّ مِائَةً كَتَبَ اللهُ بَـيْنَقق  عَـيْنَـيْهِ بَـرَأَةً مِنَ النِّـفَاقِ وَبـَرَأَةً مِـنَ النـَّارِ وَأَسْكَـنَهُ يَوْمَ الْـقِـيَامَـةِ مَعَ الشُّهَدَآءِ . رواه الـطـبرانى عن أنس بن مالك رضى الله تعالى عـنه

Artinya : “Barang siapa membaca Sholawat kepadaku satu kali, maka ALLOH membalas Sholawat kepadanya sepuluh kali; dan barang siapa membaca Sholawat kepadaku seratus kali, maka ALLOH menulis di antara kedua matanya : “bebas dari munafiq dan bebas dari neraka”, dan ALLOH menempatkannya besok pada Yaumul Qiyamah bersama-sama dengan para syu-hadak”. (Riwayat Thabrani dari Anas bin Malik)

Membaca Sholawat – Betapa besarnya keuntungan yang dapat diperoleh dengan bacaan Sholawat kepada Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam Satu kali dibalas sepuluh kali; sepuluh kali dibalas seratus kali, dan seratus kali membaca Sholawat dicatat dan dijamin bebas dari nifaq dan bebas dari neraka, disamping digolongkan dengan para Syuhadak. Bahkan lebih dari itu. Sholawat dari ALLOH kepada hamba-NYA jauh lebih berharga, tidak dapat diperbandingkan dengan bacaan Sholawat dari para hamba-NYA.

“Nifaq” adalah penyakit mental yang sudah menjadi wabah masyarakat (mental epidemi). Seseorang yang terjangkit penyakit nifaq disebut “Munafiq”. Penyakit tersebut jika tidak diadakan penanggulangan dan pengobatan pasti akan membawa kehancuran dan kesengsaraan ummat manusia. Sebab di dalam sifat nifaq itu tersimpan “nuklir jahat” yang sangat besar potensialnya dan paling dahsyat dampak kehancurannya. Lebih dahsyat dari bom nuklir di Hirosima, Jepang. Energi poten-sialnya yang jahat itu tidak hanya bisa menghancurkan satu kota atau satu negara, tetapi bahkan mampu menghancurkan dunia seisinya !.

Dasar Manfaat dan Faedah Membaca Sholawat

Firman ALLOH SWT

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْـبَرِّ وَالْـبَحْرِ بـِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْالَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ (30 – الروم : 4)

Artinya : “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya ALLOH merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar” (30-Ar-Rum: 41).

Meyakini akan kebenaran hadits di atas, kita sebagai orang mukmin seharusnya berani dengan konsekwen menjadi-kan bacaan Sholawat kepada Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam sebagai “resep obat penyakit nifaq” yang bersarang di dalam hati kita masing-masing. Kita dan keluarga kita. Bahkan bagi kita dan bagi ummat masyarakat.

Hadist Nabi Tentang Manfaat Faedah Membaca Sholawat

Bersabda Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam :

أَجَلْ , أَتَانـِي آتٍ مِنْ رَبِّي فَقَالَ : مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ مِنْ أُمَّتِكَ صَلاَةً كَـتَبَ اللهُ لَهُ بِهَا عَـشْـر حَسَنـَاتٍ وَمَحَـا عَنْهُ عَشْـرَ سَيـِّئَاتٍ وَرفَعَ لَهُ عَـشْـرَ دَرَجَـاتٍ وَرَدَّ عَـَيْهِ مِثْلَهَا (رواه الإمام أحْمَـد عن أبي طـَلْحَة الأ نـْصَـاري )

Artinya : “Ya benar, telah datang kepadaku seorang pendatang dari Tuhanku kemudian berkata : “Barang-siapa dian-tara ummatmu membaca Sholawat kepadamu satu Sholawat, maka sebab bacaan Sholawat tadi ALLOH menuliskan baginya sepuluh kebaikan dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan, dan membalas Sholawat kepadanya sepadan dengan shalawat yang ia baca” (H.R. Imam Ahmad dari Abi Thalhah Al-Anshory).

Dengan hadits nomor (2) itu seharusnya lebih mantap perhatian kita terhadap bacaan Sholawat kepada Nabi kita Sholallohu ‘Alaihi Wasallam. Dalam hadits disebutkan bahwa membaca sholawat sebagai amal kebagusan, sebagai penghapus keburukan dan sebagai pengangkat derajat bagi pembacanya. Yakni derajat di sisi dan menurut pandangan ALLOH SWT.

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِيْ يَوْمَ الْقِـيَامَـةِ أَكْـثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلاَةً (رواه الترمذي عن ابن مَسْعُوْد, حَديْثٌ حسَـنٌ )

Bersabda Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam :

Artinya : “Sesungguhnya lebih utamanya manusia di sisiku besok pada hari Qiyamat ialah mereka yang lebih banyak membacanya Sholawat kepadaku”. (Hadits Hasan riwayat Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud)

Seluruh ummatnya Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam tentu ingin dirinya berada dekat dengan Rosululloh  lebih-lebih besok pada Yaumul Qiyaamah. Apakah kita sudah konsekwen dengan keinginan itu ?. Artinya; bagaimana usaha kita agar supaya berada dekat dengan Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam ? Marilah kita perhatikan Hadits di bawah ini!.

PSW Jateng Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara Menuju Masyarakat yang Adil dan Makmur, Sadar Fafirruu Ilallooh Wa Rosuulihi SAW