Mujahadah Wahidiyah | Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal 1440 H

Mujahadah Wahidiyah | Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal 1440 H

Mujahadah makam pada waktu bulan Syawal (Mujahadah Syawalan) dimaksudkan untuk memohonkan ampunan, barokah kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala dan syafa’at kepada Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam bagi ahli kubur setelah ditingkalkan bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, penuh maghfiroh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala yang telah di bimbingan oleh beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA KH. Abdoel Madjid Ma’roef RA.

Mujahadah makan dalam Bulan Syawal tahun ini, yakni tahun 1440 H/ 2019 H. yang sudah dibimbingan oleh Beliau Muallifnya yakni dilaksanakan dengan berjama’ah pada bulan Syawal Mulai tanggal 5 Juni s/d 3 Juli 2019. Diantara tanggal atau bulan syawal tersebut di laksanakan sedikitnya 7 (tujuh) hari berturut -turut atau berselang harinya, siang atau malam untuk melaksanakan Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal pada tahun ini.

Dalam Bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah KH. Abdoel Madjid Ma’roef RA, sebaiknya mengajak masyarakat umum, dengan harapan masyarakat umum atau teman yang kita ajak bisa merasakan Ni’matnya Wahidiyah sebelum dipanggil malaikat yang ditugaskan oleh Alloh unutk mengakhiri hidupnya dan juga menjadi pengamal sholawat wahidiyah yang benar-benar sesuai bimbingan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA. KH. Abdoel Madjid Ma’roef .

Bagi pengamal Sholawat Wahidiyah atau akrab dikenal Pengamal Wahidiyah yang belum melaksanakan pada bulan Syawal pada tahun ini atau belum cukup tujuh hari, supaya melaksanakan atau meneruskannya dalam bulan Dzul Qo’dah, sepaya kita para Pengamal Wahidiyah benar-benar bisa melaksanakan bimbingan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA.

 Untuk tempat Mujahadah Makan dalam Bulan Syawal ini, bertempat di makam. Jika di suatu Desa terdapat beberapa makam, supaya digilirkan atau jama’ahnya dibagi sesuai situasi dan kondisi jama’ah yang ada. Pasti dalam benak pikiran kita “Mengapa digilirkan atau jama’ahnya dibagi”. Dalam hadist Rosuululloh Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam. yang artinya kurang lebih :

“Hiasilah ruangan tempat pertemuanmu dengan bacaan sholawat kepadaku. Karena sesungguh-nya bacaan sholawatmu sekalian kepadaku itu akan menjadi cahaya bagimu  di hari Kiamat”. (H.R. Ad-Dailami dari Ibnu Umar).

Itulah diantaranya manfaat atau fa’idah Mujahadah atau membaca sholawat Wahidiyah di Makam dalam Bulan Syawal  yang dibimbingkan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah, tidak perlu penulis perjelas lebih jelas lagi, semuanya sudah jelas.   

Dalam prakteknya ada dalam pelaksanaan Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal ini pasti tidak lepas adanya halangan-halangan yang menjadikan tidak bisa melaksanakan Bimbingan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA. itu pasti dari sekian banyanya Pengamal Sholawat Wahidiyah. Oleh karena itu bagi Pengamal yang tidak bisa melaksanakan mujahadah di makam dalam Bulan Syawal ini, termasuk wanita, supaya melaksanakan di tempat lain dengan dua kali lipat. Yakni dua kali 7 hari atau tetap 7 hari dengan dua kali khataman setiap harinya. Jika di tetangga desa belum ada pengamal atau jama’ah Wahidiyahnya sedapat mungkin diusahakan bisa melaksanakan Mujahadah makam di desa tersebut.

Dalam Pelaksanaannya bahwa Mujahadah di Makan dalam Bulan Syawal merupakan hal yang sangat baik dan penting khussusnya dalam melaksanakan bimbingan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA. KH. Abdoel Madjid Ma’roef RA.  maka Mujahadah makam supaya diberitahukan kepada pihak-pihak yang di-pandang perlu, bisa melalui Surat , Media Sosial, Website, Media Online, Telpon/WA,  langsung pada waktu Silaturrohmi dalam Bulan Syawal dan atau bisa lewat media-media yang lain yang tidak bisa kami utarakan satu persatu.

Bagi peserta yang belum bisa membaca Sholawat Wahidiyah dianjurkan membaca “Yaa Sayyidi Yaa Rosuulallooh” diulang-ulang selama berlangsungnya Mujahadah. Adapun Aurod atau bilangan Mujahadah di Makan dalam Bulan Syawal sebagiaman bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah RA. KH. Abdoel Madjid Ma’roef RA yaitu :

Mujahadah Wahidiyah | Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal 1440 H

Kita sebagai pengamal Sholawat Wahidiyah atau Pengamal Wahidiyah berusaha sekuat mungkin untuk bisa melaksanakan MuJahadah Makan di dalam waktu bulan Syawal pada tahun ini. Mari kita dengarkan sekital penjelasan tentang manfaat atau fa’idah dari pada Mujahadah makan di Bulan Syawal disampaikan oleh beliau KH. Ihsan Mahin (Alm), Pengasuh Pesantren Attahdzib Rejoagung Ngoro Jombang Jawa Timur, termasuk beliau Pengurus PSW Pusat pada Waktu itu.

Mujahadah Wahidiyah | Mujahadah di Makam dalam Bulan Syawal 1440 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.