Mujadah Kubro Wahidiyah Muharram 1440 H ; Zaman Now Belum Tahu Wahidiyah

(20/09/2018) Mujahadah Kubro Wahidiyah Muharram 1440 H pada gelombang Pertama telah terlaksana dengan baik Dalam Rangka Memperingati Ulang Tahun Wahidiyah Ke-55 dan Haul Ke-65 KH. Mohammad Ma’roef Syaikhul Waalid Muallif Sholawat Wahidiyah Roodyiallohu ‘Anhu yang dilaksanakan pada Kamis, 20 September 2018 di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah d.a. Pesantren Attahdzib (PA) Rejoagung Ngoro Jombang Jawa Timur.

Dengan Lantunan Ayat-Ayat Suci All-Qur’an yang dilantunkan Ustadz Mas’ud dan Misbahuddin sebagai Pembaca Saritilawah untuk mewarnai acara Mujahadah Kubro ini, sebelumnya diawali dengan Tasyafu’ dan Istighosyah memohan Syafa’at Rosuululloh Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam dan Tarbiyah  Beliau Kekasih Alloh, sudah merupakan Bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah. Muqoddimah Sholawat Wahidiyah yang dipimpin Sekretaris Majelis Tahkim Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah KH. Nawawi Noor dari Tulungagung merupakan rangkaian yang tidak terpisah dalam acara ini.

Mari dalam Kegiatan Mujahadah Kubro Wahidiyah ini, kita gunakan sebagai salah satu Pupuk yang paling baik dalam Perjuangan Kesadaran Kepada Alloh ini, sebagaimana Dawuh Muallif Sholawat Wahidiyah : “Para hadlirin hadlirot, nuwun sewu, seperti kita maklumi bahwa diantara pupuk yang paling baik untuk kelancaran, untuk kesempurnaan kesadaran kepada ALLOH WAROSUULIHI  Shollalloohu’alaihi wasallam, antara lain sering mengadakan pertemuan satu sama lain sekawan perjuangan. Ini sudah sama-sama kita rasakan.”[1] Ungkap Sambutan Panpem Mujkub K. Ahsan Fahmi, Ketua BKW PSW Pusat.

Dalam zaman Now yang serba Modern butuh kita sikap dengan baik, ungkapnya dalam Perjuangan Kesadaran Kepada Alloh Wa Rosuulihi Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, masih minim dalam memanfaatkan Media Online, masih sedikit informasi baik kegiatan Wahidiyah baik lewat Website, Youtbe, Media Sosial dan lain-lain. Kita para Pengamal Sholawat Wahidiyah tidak hanya sebagia pemakai informasi atau penonton, bahkan dalam informasi Wahidiyah yang kurang jelas kebenarannya justru para Pengamal Wahidiyah yang meviralkan dengan mengeklik, menonton dalam sebagainya. Tidak bisa kita pungkini bahwa orang yang mencari kata “Wahidiyah itu sendiri tidak lain para Pengamal Sholawat Wahidiyah atau orang yang tahu tentang Wahidiyah. Maka Peran Pengamal Sholawat Wahidiyah dari berbagai kalangan dalam dunia Modern sangatlah penting agar bisa memberikan informasi yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, walaupun setidaknya hanya sebatas melihat info Wahidiyah yang jelas dan juga bisa memberikan komen, like yang positif akan bisa menaikan informasi wahidiyah pada masyarakat umum dan sekaligus bisa menjadikan media Penyiaran ungkap Ir. H. Agus Madyanto Ketua DPW PSW Prov. Jawa Timur dalam Sambutannya mewakili Daerah. (Mars)

[1] Dawuh Muallif Sholawat Wahidiyah pada Ahad Wage 21 Sya’ban 1397 H atau 7 Agustus 1977 M. Dalam Acara Minggu Pagi